Senin, 05 November 2012

Pengertian dan Penjelasan SEO

0 komentar
Pengertian dan Penjelasan SEO
Pengertian dan Penjelasan SEO
Definisi dan Latar Belakang SEO.

SEO ialah singkatan dari Search Engine Optimization, yang dalam bahasa dapat kita diartikan sebagai optimasi mesin pencari. Definisinya kurang lebih begitu, SEO merupakan teknik ataupun langkah buat meningkatkan performansi sebuah situs agar memiliki peringkat yang tinggi/baik pada hasil pencarian mesin'pencari (Search Engine Results Page = SERP), sehingga bakal meningkatkan pengunjung ke situs tersebut, baik itu merupakan website statis maupun blog.




Pengertian dan Penjelasan tentang SEO
Pengertian SEO
Untuk seorang blogger, traffic ataupun 'lalu lintas' pengunjung yang datang ke situs kita ialah salah satu pondasi penting untuk sebuah blog. Tingkat kepentingannya juga bakal menjadi semakin tinggi kalau blog tersebut digunakan untuk media berbisnis online. Ini disebabkan karena traffic ini adalah calon-calon konsumen mereka. Jika Semakin banyak traffic, peluang buat sukses semakin terbuka lebar.

Pegguna internet sering memakai search engine buat menemukan apa yang dicarinya. Kebanyakan di antara pengguna internet hanya bakal tertarik pada 10 ataupun 20 situs pertama pada halaman 1 serta 2 dari SERP, tanpa terdapat keinginan buat melihat ribuan atau ratusan ribu, ataupun mungkin jutaan situs yang terdapat di halaman berikutnya.

Jadi, kalau blog kita muncul di halaman 1 hasil pencarian search engine bersama keyword yang kita incar, maka bakal semakin banyak traffic yang bakal datang ke blog kita. Inilah sebabnya SEO terlahir. SEO kemudian menjadi sebagai 'mata kuliah wajib' menurut para webmaster serta blogger.

SEO : Mudah atau Sulit ?

Nah.. pertanyaan yang ini sulit di jawab. Karena, mata kuliah wajib yang satu ini sepertinya makin banyak di bilang sulit daripada mudah :-( . Teknik yang di kembangkan juga beragam. SEO yang dianggap jitu oleh seorang di blogger belum tentu di pakai oleh blogger yang lain. Satu yang pasti, SEO membutuhkan keahlian, keuletan, kesabaran serta durasi buat mendapatkan hasil yang kita kehendaki. Hingga berbulan-bulan? Bisa jadi !
Sehingga pada dasarnya terdapat 2 macam SEO 


OnPage Optimization
1. ONPAGE OPTIMIZATION
Sesuai dengan nama'nya, SEO jenis ini berisi berbagai hal tentang teknik-teknik cara mengoptimalkan dengan memodifikasi faktor-faktor tertentu di dalam webpage/blog itu sendiri, contohnya :


  • Pemakaian keyword yang cerdik, termasuk penggunaan'nya dalam frase.
  • Cuma memakai keyword yang diincar pada Title.
  • Memakai symbol | pada Title.
  • Memakai Header Tag.
  • Kerapatan keyword yang cukup pada content, serta bukan keyword spamming.
  • Peletakan keyword pada awal serta akhir webpage.
  • Memamakai Alt Tag yang tepat pada image.

OffPage Optimization
2. OFFPAGE OPTIMIZATION
Offpage optimization pada dasar'nya terdiri dari faktor-faktor yang tak ada pada halaman website / blog, tetapi digunakan dalam algoritma search engine (cara berpikir mesin pencari) ketika menentukan ranking sebuah situs. Menurut Brad-Callen dari Bryxen Software, faktor faktor ini contohnya :
  • Jenis-jenis situs yang memberi link ke kita.
  • Total situs yang memberi link ke kita.
  • Page Rank situs yang memberi link.
  • Anchor text yang digunakan pada link.
  • Total serta tipe situs yang me'link ke situs yang me'link ke'situs kita tadi.

Perkembangan SEO

Saat ini, jutaan situs perang online di dunia internet ingin menjadi nomor satu di mata search engine. Tentu susah memenangkan pertarungan ini. Beberapa webmaster / blogger menerapkan teknik-teknik SEO yang natural serta halal di mata search engine. Teknik yang ini sering dikenal sebagai White Hat SEO. Lawannya.. ya Black Hat SEO. Teknik Black Hat SEO kebiasaan beresiko. Situs yang bersangkutan sering di banned oleh search engine.

Pada sisi yang lain, si search engine memakai faktor yang semakin kompleks serta selalu memperbaiki algoritma buat meningkatkan kualitas SERP milik mereka. Algoritma yang di pakai oleh setiap search engine pun tidak lah sama. Ini di karenakan, SERP masing-masing search engine dapat berbeda-beda untuk keyword yang sama. Repot ya?! Kesimpulannya, kita perlu selalu belajar banyak tentang SEO
newer post

Tutorial Cara Merakit Komputer PC Lengkap beserta Video

2 komentar

Pada artikel kali ini saya ingin memberikan sebuah tutorial bagaimana cara merakit ataupun instalasi komputer PC dengan benar, praktis serta cepat. Dalam tutorial kali ini saya bakal menyertakan foto dan videonya yang semoga saja dapat memperjelas/mempermudah konsep awal dari perakitan perangkat keras (hardware) menjadi sebuah unit komputer PC. Dengan begitu, maka tutorial ini dapat makin di pahami dengan sangat mudah.
Tutorial Lengkap Merakit Komputer PC
Tutorial Lengkap Merakit Komputer PC

Dalam merakit sebuah komputer, terdapat beberapa tahap yang perlu kamu lakukan terlebih dahulu. Adapun tahap-tahap tersebut adalah:

* Persiapan
Persiapkan terlebih dahulu ialah komponen-komponen yang di perlukan buat melakukan perakitan komputer. Lakukan perakitan di tempat yang dimana kamu merasa leluasa buat bergerak sehingga tak mengganggu aktifitas anda.

* Proses Perakitan
Memulai perakitan komponen-komponen komputer dengan cara memasang satu demi satu hardware yang diperlukan.

* Pengujian
Saat proses perakitan telah terselesaikan, maka tahap selanjutnya ialah pengujian. Pada tahap ini komputer yang selesai dirakit bakal dihidupkan serta dioperasikan. Jika pengoperasian berjalan normal maka proses perakitan telah selesai, namun apabila ternyata terjadi masalah maka di lanjutkan pada proses yang selanjutnya, ialah menangani masalah yang terjadi.

* Penanganan Masalah
Pada tahap ini komputer yang selesai dirakit ternyata mengalami masalah (troubleshoot). Hal tersebut dapat disebabkan oleh proses instalasi ataupun penempatan komponen yang kurang tepat. Oleh karena itu diperlukan penanganan makin lanjut agar komputer dapat beroperasi dengan normal.

Mainboard Manual Diagram Instruction
gambar mainboard atau motherboard
Mainboard


komponen-komponen yang terdapat pada mainboard / motherboard
Komponen Mainboard


- Persiapan
Persiapan sebelum merakit komputer antara lain adalah:
a. Menyiapkan komponen-komponen perangkat keras.
Persiapkan semua komponen tersebut kemudian letakkan di tempat yang gampang terjangkau. Cek terlebih dahulu semua komponen-komponen perangkat keras (di sesuaikan bersama tipenya) serta jangan sampai salah spesifikasi. Sebagai contoh mainboard yang mendukung slot DDR3 cuma dapat di tempatkan oleh memori dengan tipe DDR3 pula.
b. Buku manual perakitan
Biasanya setiap komponen menyertakan buku manualnya. Buku manual ini jangan sampai hilang untuk bahan referensi pemasangan/instalasi komponen perakitan komputer.
c. Peralatan yang digunakan buat merakit komputer
Persiapkan semua alat-alat yang diperlukan buat merakit, misalnya sebagaimana obeng (plus serta minus), tang, gelang anti-statis yang bisa mencegah terjadinya korslet (short circuit) pada komponen serta peralatan lainnya yang memang diperlukan.
d. Driver CD
Driver ialah salah satu keadaan yang jangan kamu lupakan sebab tanpa driver sebuah perangkat keras tak bisa difungsikan. Oleh karenanya persiapkan driver dari masing-masing komponen agar proses perakitan dapat berjalan dengan mudah dan lancar.


- Proses perakitan komputer
Setelah proses persiapan selesai, kini saatnya melakukan proses selanjutnya, ialah proses perakitan komputer yang terbagi menjadi tahap-tahap berikut :

  1. Pasang Jumper Mainboard
  2. Pasang Prosessor
  3. Pasang Heatsink (Kipas Prosesor)
  4. Pasang Memori
  5. Pasang Mainboard pada Casing
  6. Pasang VGA Card
  7. Pasang Power Supply (Catu Daya)
  8. Pasang Kabel-kabel Motherboard
  9. Pasang ODD (Optical Device Drive) seperti DVD serta HDD (Harddisk Drive)
  10. Finishing/Penyelesaian
  11. Test PC


1. Pasang Jumper Mainboard.
Bacalah terlebih dahulu buku manual (Manual Guide Book) mainboard agar kamu tau di mana jumper yang bakal diletakkan. Jumper merupakan komponen kecil yang diletakkan pada mainboard untuk pengatur CPU serta tegangan yang masuk ke dalam mainboard. Pengaturan jumper yang salah dapat berakibat rusaknya prosesor. Jadi berhati-hatilah saat memasang jumper ini dengan cara memastikan kamu memasangnya dengan cara yang benar.


cara memasang jumper mainboard
Pemasangan Jumper Mainboard

2. Pasang Prosesor.
Pemasangan prosesor pada mainboard bakal makin gampang buat di lakukan apabila mainboard belum terpasang pada casing. Hal-hal yang harus diperhatikan saat memasang prosesor yaitu, mentukan terlebih dahulu posisi 1 pin. Biasanya ada tanda pada prosesor pada setiap ujungnya (gambar 1.0), masukkan prosesor tersebut sesuai pada arah pin, angkat tuas pengunci dalam posisi tegak serta terbuka kemudian pasang prosesor pada socket prosesor yang terdapat pada mainboard (gambar 1.1). Setelah prosesor terpasang pada mainboard, maka kembalikan tuas pengunci kearah bawah buat menutup prosesor.


cara memasang prosesor komputer
Pemasangan Prosesor | Gambar 1.0

cara memasang prosesor komputer
Pemasangan Prosesor | Gambar 1.1

3. Pasang Heatsink (Kipas prosesor).
Prosesor memiliki suhu yang panas pada saat komputer dalam kondisi menyala. Oleh karenanya diperlukan kipas buat mengurangi hawa panasnya. Heatsink ialah kipas yang dipasang tepat diatas prosesor. Untuk memasangnya cukup mudah, cuma tinggal memasukkan kaki-kakinya saja kedalam mainboard serta dikencangkan. Heatsink di bekali sebuah konektor yang di sambungkan pada mainboard untuk dayanya.


memasang heatsink komputer
Pemasangan Heatsink (Kipas Prosesor)

4. Pasang Memori.
Umumnya memori yang digunakan pada saat ini ialah berjenis RAM (DDR2 serta DDR3). Nah, pastikan terlebih dahulu kalau socket memori pada mainboard kamu ialah tipe socket dengan jenis DDR2 atau DDR3. Cara pasang memori cukup mudah, ialah dengan cara menyesuaikan cekungan yang terdapat pada memori dengan slot pada mainboard.


tahap memasang memori komputer
Pemasangan Memori

5. Pasang Mainboard pada Casing.
Langkah selanjutnya ialah memasang mainboard pada casing. Cara memasang mainboard pada casing ialah dengan cara menentukan dudukan (mounting) mainboard pada casing. Jika dudukan telah dipasang, maka kamu memerlukan beberapa perkakas sebagaimana obeng buat mengencangkannya sekrupnya. Atur letak posisi I/O dengan cara yang benar. Hati-hati serta pelan-pelan saat memasangnya supaya mainboard tak rusak/patah.


tahap memasang mainboard pada casing
Pemasangan Mainboard

6. Pasang VGA Card.
Setelah mainboard terpasang pada casing, langkah selanjutnya ialah memasang VGA Card. Cara pasang VGA Card pada dasar'nya hampir sama dengan cara memasang memori ialah dengan cara menyesuaikan cekungan slot yang terdapat pada mainboard. Penempatan VGA Card pada mainboard dapat kamu lihat pada tabel Mainboard Manual Diagram Instruction yang menunjukkan AGP Slot.


tahap memasang vga card komputer
Pemasangan VGA Card

7. Pasang Power Supply (Catu Daya).
Langkah selanjutnya ialah memasang power supply ataupun catu daya. Power supply terletak di bagian pojok atas di bagian belakang casing. Cara memasangnya cukup mudah, ialah dengan cara menempatkannya pada tempat (bays) power supply yang sudah disediakan kemudian mengencangkan baut-bautnya bersama obeng. Jangan sampai goyang serta pastikan tak dengan posisi terbalik (upside down).
tahap pemasangan power supply (sumber daya) pada komputer PC
Pemasangan Power Supply


tahap memasang power supply di komputer
Pemasangan Power Supply (Sumber daya)

8. Pasang Kabel-kabel Motherboard.
Sambungkan semua kabel-kabel yang tersedia pada power supply ke mainboard buat memberikan daya. Atur sesuai foto dibawah serta tinggalkan kabel buat HDD serta ODD.


tahap pemasangan kabel-kabel pada motherboard
Pemasangan Kabel-kabel mothermoard

kabel-kabel yang pada motherboard
Pemasangan Kabel-kabel Motherboard

9. Pasang ODD (Optical Device Drive) seperti DVD serta HDD (Harddisk Drive).
tahap pemasangan harddisk pada komputer PC
Pemasangan HDD
Setelah kabel-kabel power supply terpasang pada mainboard, langkah selanjutnya ialah dengan memasang Hard Drive pada casing. Sesuaikan masing-masing hard drive sesuai dengan ruangan drive pada casing (bays). Biasanya buat DVD diletakkan pada casing bagian paling atas depan, sedangkan HDD ada bays tersendiri. Buka penutup bays drive pada casing serta kemudian pasang serta kencangkan baut-bautnya. Jika hard drive telah terpasang sempurna, kemudian colokkan kabel dari power supply ke masing-masing hard drive (lihat gambar diatas).

10. Finishing / Penyelesaian
Nah, sehabis semua kabel serta konektor telah tersambung, begitu pula dengan mainboard pada casing. Kini saatnya melakukan finishing dengan cara mengecek seluruh fungsi dari komponen-komponen yang telah dirakit menjadi sebuah komputer PC. Langkah-langkah pengecekan yang bisa kamu lakukan ialah untuk berikut:
a. Pasang penutup casing denngan sempurna memakai perkakas/alat obeng.
b. Pasang kabel port VGA ke monitor serta colokkan kabel power monitor.
c. Colokkan kabel power CPU ke socket/saklar listrik serta nyalakan.

11. Test PC
Saat monitor serta PC dinyalakan, kalau tidak terdapat masalah, maka selanjutnya PC bakal masuk pada mode POST serta kamu tinggal melakukan pengaturan setting BIOS. Permasalahan yang sering terjadi ialah kesalahan pemasangan kabel, pemasangan komponen yang tak sesuai serta lain sebagainya. Biasanya kesalahan tersebut bakal langsung terdeteksi serta PC bakal mengeluarkan tanda berupa bunyi beep bersama nada yang teratur. Periksa kembali pemasangan kabel serta cek posisi komponen-komponennya.

Apabila semua unit sudah berjalan dengan normal, selanjutnya ialah setting BIOS serta instal Operating System. Jangan lupa juga buat menyiapkan CD instalasi aplikasi serta driver dari komponen-komponen tersebut.

Dan berikut ini Video cara merakit komputer PC





Itulah sedikit cara pembahasan mengenai tutorial merakit komputer dan mengenal perangkat keras ataupun hardware PC. Untuk semakin mempermudah kamu dalam merakit sebuah komputer, pada kesempatan kali ini saya juga menyertakan video tutorial cara perakitan komputer. Selamat berusaha dan semoga berhasil.
newer post

Memperbaiki Komputer PC

0 komentar
Masalah-malasah pada komputer
Masalah-masalah pada Komputer PC

Apabila Komputer (PC) sering kali menunjukan adanya Masalah (Problem) yang rumit, ataupun menampilkan suatu pesan error, mengeluarkan suara beep-beep yang terus menerus secara beraturan ataupun tak ber'urutan, Komputer (PC) tersebut kemungkinan sedang dalam Masalah (Problem), aku bakal memberikan Tips Trik serta cara untuk memperbaiki Masalah (Problem) Pada Komputer PC .
Serta Komputer (PC) agar Komputer (PC) anda bisa ber'fungsi kembali seperti sedia kala. Masalah (Problem) ataupun Masalah (Problem) yang timbul biasanya di kategorikan dalam 2 jenis Masalah (Problem) yaitu:
Masalah (Problem) Hardware serta Software

Jenis Masalah (Problem) Dapat di kategorikan menjadi 2 kategori, yaitu:

  1. Masalah (Problem) Pada Hardware (Perangkat Keras)
  2. Masalah (Problem) Pada Software (Perangkat Lunak)

Masalah Komputer pada Perangkat Keras (Hardware)

1. Masalah (Problem) pada Hardware
Masalah (Problem) dengan komponen Hardware perlu penanganan yang serius sebab susah di lokalisir serta di singkirkan tanpa tools yang tepat, keahlian serta pengalaman yang menunjang. Penjelasan bakal berkisar pada Masalah (Problem) yang sering terjadi disertai dengan cara untuk mengatasinya.

Masalah (Problem) Pada Power Supply
Gejala:
Setelah dihidupkan Komputer(PC) tak bereaksi apa-apa, tak terdapat tampilan di monitor, tak terdapat lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tak berputar, lampu indikator pada monitor tak menyala.
Solusinya / Mengatasinya:
Periksalah apakah kabel ter'hubung dengan benar serta steker terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah terdapat tombol on/off di belakang tepatnya di belakang Power Supply sudah dalam posisi On, Apabila sudah yakin terpasang dengan betul tetapi tetap tak terdapat respon buat meyakinkan silahkan kamu ganti kabel power dengan yang kamu yakini baik. Masalah (Problem) terjadi sebab tak adanya tegangan listrik yang masuk, Masalah (Problem) terdapat pada kabel power.
Gejala:
Setelah di hidupkan Komputer (PC) tak bereaksi apa-apa, tak terdapat tampilan di monitor, tak terdapat lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tak berputar, lampu indikator pada monitor menyala.
Solusinya / Mengatasinya:
Lakukan seperti langkah diatas, tapi kalau masih belum terdapat respon berati Masalah (Problem) terdapat pada Power Supply, Silahkan kamu ganti Power Supplynya, Saya sarankan sebaiknya kamu ganti saja Power Supply yang rusak dengan yang baru, serta hati-hatilah dalam pemasangannya.
Catatan: Apabila Masalah (Problem) cuma pada Power Supply saja, Setelah kamu menggantinya, komputer bakal kembali bekerja seperti biasa (norma). Kecuali kalau terdapat Masalah (Problem) pada komponen yang lainnya seperti MotherBoard, VGA Card serta Memory.

Masalah (Problem) Pada MotherBoard
Gejala:
Setelah di hidupkan, tak terdapat tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply serta kipas procesor berputar, tak terdapat suara beep di speaker.
Solusinya / Mengatasinya:
Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyborad atau mouse, serta semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam hal ini casing terbuka silahkan kamu lepaskan lah juga komponen komponen lainnya, ialah kabel tegangan dari power supply yang sedang terhubung ke Motherboard, harddisk (HDD), floppy, dll hati-hati dalam pengerjaan'nya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card (Kartu) yang menempel pada MotherBoard (VGA, Sound ataupun Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing cuma MotherBoard saja. Silahkan kamu periksa Motherboadnya dengan  teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor serta yang lainnya apakah terdapat yang terbakar.
Apabila tak terdapat tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tetapi terdapat kadang kalanya MotherBoard tak jalan sebab Masalah (Problem) pada program yang ada di BIOS
Masalah :
Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post sehabis itu proses tak berlanjut serta diam beberapa saat tak langsung masuk ke operating system, serta kemudian di layar monitor terdapat pesan “harddisk (HDD) error, harddisk (HDD) Failur, sehabis itu muncul pesan “press F1 to continue” sehabis kita menekan tombol F1 tak masuk Operating system serta muncul pesan “Operating system not found”.

Masalah (Problem) Pada harddisk (HDD)
Solusinya / Mengatasinya:
Periksalah kabel tegangan serta kabel'data yang masuk ke harddisk (HDD) apakah longgar, sebaiknya dikencangkan, kemudian nyalakan kemudian coba kamu dengarkan apakah suara yang keluar dari harddisk (HDD) normal, kalau tak normal berati harddisk (HDD) rusak di controllernya.
Gejala:
Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post sehabis itu muncul pesan “Operating system not found”.
Solusinya / Mengatasinya:
Ada kemungkinan Operating system rusak, dapat diatasi dengan cara install ualng ataupun kalau OS kamu memakai windows 2000/XP terdapat Fasilitas Repairnya. ataupun terdapat kemungkinan juga harddisk (HDD) kamu tak terdeteksi serta lakukan langkah diatas
Gejala:
harddisk (HDD) bad sector?
Solusinya / Mengatasinya:
Ada beberapa faktor penyebab terjadi bad sector diantaranya, tegangan listrik tak stabil, sering terjadi putusnya aliran listrik secara mendadak, sehabis pemakaina tak di shot down, konsumsi yang terlalu lama, terdapat 2 jenis bad sector ialah fisik serta software…..Untuk mengatasinya terdapat beberapa cara, diantaranya memakai software buat menghilangkan badsector.

Masalah (Problem) CD/DVD/ROM/RW & Floppy Disk
Gejala:
Jenis Masalah (Problem) yang biasa di temukan:

  1. Tidak terdeteksi di windows
  2. Tidak dapat keluar masuk CD
  3. Tidak dapat membaca/menulis/hanya dapat membaca saja. (CD)
  4. Tidak dapat membaca/menulis/write protect (Floppy disk)

Solusinya / Mengatasinya:

  1. Periksa kabel data serta kabel tegangan yang masuk ke CD / floppy, periksa di setup bios apakah sudah di deteksi? sebaiknya di set auto. Periksa apakah led menyala, kalau tak Masalah (Problem) di Controllernya.
  2. Masalah (Problem) terdapat pada mekanik motor ataupun karet motor.
  3. Masalah (Problem) Biasanya pada optik, tapi terdapat kemungkinan masih dapat di perbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.
  4. Head Kotor, dapat dibersihkan memakai Cutenbud 


Masalah (Problem) BIOS
Gejala:
Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update kamu keliru memilih versi Bios, Komputer (PC) jadi tak jalan malahan kamu tak bisa masuk ke BIOS.
Solusinya / Mengatasinya:
Biasanya Update tak bisa di batalkan, cuma jenis Motherboard tertentu yang sudah memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Di sana tersimpan jenis asli BIOS yang tak bisa di hapus, buat bisa merestore-nya kamu tinggal memindah'kan Posisi tau Letak Jumper khusus yang biasanya sudah terdapat di petunjuk buku manualnya. Kemudian hidupkan lah Komputer (PC) serta tunggu 10 detik, BIOS yang asli sudah di Restore, kembali kan Posisi Jumper pada posisi semula, serta Komputer (PC) siap di jalankan kembali. Apabila Motherboard tak punya pasilitas tersebut, Chip BIOS harus di kirim ke Produsen, Jenis BIOS bisa kamu lihat di buku manualnya. Berhati hati lah dalam pemasangan nya jangan sampai kaki dari IC BIOS patah ataupun terbalik Posisinya.
Gejala:
CPU mengeluarkan suara seperti Beep beberapa kali di speakernya serta tak terdapat tampilan ke layar monitor, padahal monitor tak  ada Masalah (Problem).
Solusinya / Mengatasinya:
Bunyi Beep berarti terdapat pesan Masalah (Problem) tertentu dari BIOS bunyi tersebut menampilkan /menunjukkan jenis kesalahan apa yang terjadi pada Komputer (PC), Kebiasaan kesalahan pada Memory yang tidak terdeteksi, VGA Card, yang tak terpasang dengan baik, Processor malahan kabel data Monitor pun dapat jadi penyebabnya. Silahkan kamu periksa Masalah (Problem) tersebut.

Masalah Komputer PC pada BIOS , Perangkat Lunak (Software)
Masalah Komputer PC pada Perangkat Lunak (Software)

Berikut ini Pesan kesalahan dari BIOS:
Bunyi kesalahan dari BIOS biasanya tak semua Motherboard menandakan kesalahan yang persis / mirip tergantung dari jenis BIOS nya.
[AMI BIOS]
Beep1 kali : RAM/Memory tak terpasang dengan Baik ataupun Rusak, Beep 6 kali : Kesalahan Gate A20 - Menunjukan Keyboard yang rusak ataupun IC Gate A20-nya sendiri, Beep 8 kali : Grapihic Card / VGA Card tak terpasang dengan bagus ataupun Rusak, Beep 11 kali : Checksum Error, periksa Batre Bios, serta ganti dengan yang baru.
[AWARD BIOS]
Beep 1 kali Panjang : RAM/Memory tak terpasang dengan Baik ataupun Rusak, Beep1 kali Panjang 2 kali Pendek : Masalah (Problem) Pada Graphic Card (VGA), Periksa dapat juga Pemasangan pada slotnya tak pas (kurang masuk), Beep1 kali Panjang 3x Pendek : Keyboard rusak ataupun tak ter'pasang. Beep tak terputus / bunyi terus menerus : RAM ataupun Graphic Card tak terdeteksi.

Batrey CMOS Rusak / Lemah
Gejala : 
Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, di akibatkan tegangan yang men-supply IC CMOS/BIOS tak normal di karenakan batrey lemah, sehingga membuat settingan BIOS kembali ke Default'nya/setingan standar pabrik, serta konfigurasi Hardware perlu di Set ulang.
Solusinya / Mengatasinya : 
Segera Ganti Batrey nya
Gejala : 
CPU yang sering Hang?
Solusinya / Mengatasinya : 
Ada beberapa faktor yang dapat terjadi hanging di antaranya : Ada BadSector di harddisk (HDD), Ada Virus, Ada Masalah (Problem) di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tak stabil…..sebaiknya jangan dipaksakan buat digunakan sebab bakal berakibat makin fatal.
Gejala :
Komputer yang sering tampil blue screen apa penyebabnya ?
Solusinya / Mengatasinya : Pesan Blue Screen dapat di karenakan system windows terdapat masalah, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, atau dari komponen lainnya, tergantung dari pesan blue screen yang di tampilkan.
Gejala : 
Komputer jadi makin lambat dari yang sebelumnya, padahal awalnya tak begitu lambat
Solusinya / Mengatasinya: Penyebab komputer kamu prosesnya lambat terdapat beberapa faktornya ialah : Space harddisk (HDD) terlalu penuh, terlalu banyak program (aplikasi)/ software yang memakai space harddisk (HDD) serta memory, terdapat virus, harddisk (HDD) badsector.
newer post

Minggu, 04 November 2012

Penyebab Kinerja Komputer & Laptop Melambat

0 komentar
Ketika komputer kita terkena malware (virus, worm, trojan, dan sejenisnya), sudah hampir dapat dipastikan bahwa kinerja komputer dan laptop akan lambat. Virus akan sering menggunakan sumber daya komputer baik RAM atau CPU, termasuk juga senantiasa memantau aktivitas komputer. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap kinerja aplikasi lain. Solusi untuk mencegah ini bagi pengguna Windows adalah menginstall Antivirus dan tidak hanya berhenti disitu saja, tetapi rutin update antivirus tersebut. Jadwalkan paling tidak seminggu sekali jika komputer tidak online. :cystg
Gambar Komputer
Gambar Komputer
Berikut 7 Penyebab Kinerja Komputer Melambat, yaitu :
1. Spyware, Adware dan Sejenisnya
Jika kita sering menggunakan komputer untuk ber-internet, jika tidak berhati-hati ada kemungkinan komputer bisa terkena spyware. Efeknya mungkin tidak begitu besar dengan kinerja komputer, tetapi bisa berpengaruh pada akses internet, dan berbagai hal yang menganggu kenyamanan berinternet dan yang lebih buruk, data-data penting (user, password, account dll) kita bisa di ketahui oleh si pembuat spyware ini. Solusi bisa menginstall Anti-spyware yang juga senantiasa update, hanya perlu dipilah-pilah mana yang tidak banyak menggunakan sumber saya (resources) komputer kita, karena tidak jarang Antispyware ini menggunakan CPU dan Memory yang cukup besar. Jika antivirus sudah menyertakan, kita tidak perlu menambah. Atau gunakan versi portable, dan scan dari spyware secara berkala saja.
2. Banyaknya Aplikasi Berjalan di Belakang
Semakin banyak komputer kita dengan software, biasanya akan semakin memperlambat kinerja komputer, meskipun pengaruhnya ada yang relatif kecil dan ada yang besar. Penting untuk diketahui ketika menginstall software, cek apakah ada aplikasi yang senantiasa berjalan di belakang. Hal ini bisa di ketahui dengan program seperti Autoruns. Solusi dalam hal ini adalah menggunakan sofware yang penting saja, pilih satu software jika ada beberapa software sejenis atau mempunyai fitur hampir sama dan jika ada versi Portable-nya maka bisa menjadi alternatif. Untuk mengurangi program yang berjalan di background, gunakan Autoruns, dan non aktifkan aplikasi background yang tidak penting. Untuk mengatahui apakah aplikasi yang di install akan menjalankan program di belakang, install software seperti WinPatrol.
3. Hard disk (HDD) Yang Sudah Berumur
Ketika komputer kita masih menggunakan Hardisk yang sudah cukup lama (tua), mungkin lebih dari 5 tahun, maka kinerja komputer bisa semakin lambat. Untuk mengecek, kita bisa menggunakan software gratis HDD Tune dan sejenisnya. HDD SATA normal biasanya rata-rata akses read (baca) sekitar 70 – 90 MB/s. Jika misal rata-rata akses HDD dibawah 50 MB/s maka kinerja biasanya akan terasa lambat. Solusi ketika hardisk sudah sangat lambat, mungkin bisa dicoba dengan full format (awas, backup data terlebih dahulu). Meskipun untuk hardisk tua hal ini biasanya tidak akan banyak membantu, sehingga yang paling baik adalah dengan mengganti hardisk baru, dan jika masih ingin menggunakan hardisk lama, gunakan sebagai secondary hardisk saja.
4. RAM Memori Yang Kecil
Banyak sedikitnya jumlah RAM/Memori yang kita gunakan memang tidak bisa dibuat standard sama untuk satu komputer dengan komputer lain atau bahkan sistem operasi. Meskipun ketika akan menginstall Windows, ada spesifikasi minimal RAM, tetapi jenis aplikasi yang kita gunakan juga harus diperhitungkan. Untuk mengecek, buka saja Task Manager dan di bagian Performance periksa PF Usage dan juga Physical Memory yang menunjukkan total Memory fisik (RAM) dan sisa tersedia (Available). Jika kita tidak sedang menjalankan aplikasi apapun, tetapi sisa RAM tidak lebih dari setengahnya, biasanya kinerja komputer akan lambat, maka harus diperiksa aplikasi apa saja yang menggunakan banyak memory (RAM), secara umum bisa dicek di tab Process, kolom Mem Usage. Jika memang RAM kita pas-pasan (misal windows XP dengan RAM 512 MB atau kurang, windows 7 dengan 1 GB RAM), maka solusinya termurah adalah mengurangi aplikasi yang banyak memakan memory. Solusi terbaik adalah Upgrade memory (RAM).
5. Konflik Aplikasi Atau Program Yang di Install
Tidak jarang dua aplikasi dalam kategori yang sama bisa berakibat terjadinya konflik, yang semakin memperlambat kinerja komputer. Tanda-tanda terjadi konflik adakan komputer yang bermasalah setelah kita menginstall suatu software, padahal sebelumnya tidak ada masalah. Yang sering terjadi konflik biasanya di kategori software security, semisal antivirus. Misalnya kita menggunakan 2 antivirus atau lebih. Meskipun beberapa antivirus bisa berjalan bersamaan, tetapi tetap tidak direkomendasikan, kecuali untuk pengguna ahli atau untuk ujicoba. Belum lagi ketika masih harus menginstall software security lainnya. Jika ada alternatif berbagai software sejenis, maka jika memungkinkan pilih satu saja yang bisa mewakili, dan unggul dalam kinerja dan hasil. Terutama untuk jenis software yang banyak mengakses sumber daya atau sistem operasi.
6. Pemilihan Software Yang Kurang Tepat
Tidak sedikit orang hanya ikut-ikutan (trend) dalam penggunaan software, padahal fitur yang diinginkan sebenarnya terdapat dalam software lain yang kecil dan gratis. Jika spesifikasi komputer kita memang minimal atau kita ingin bekerja dengan cepat, maka pilihlah software yang tepat. Software dengan ukuran besar tidak senantiasa lebih baik dan tepat bagi masing-masing kita. Berikut beberapa contohnya : Ketika kita hanya ingin burning data ke CD/DVD, solusi tepat bisa menggunakan software ImgBurn yang hanya berukuran sekitar 5 MB atau software burning gratis lainnya yang relatif kecil daripada menginstall Nero Multimedia Suite yang berukuran sekitar 354 MB. Ketika kita bekerja dengan data terkompresi ( zip, rar ), software gratis seperti 7zip yang hanya berukuran sekitar 1 MB seharusnya sudah mencukupi, daripada menginstall Winzip 15 yang berukuran hampir 13 MB dan juga tidak gratis (software kompresi gratis lainnya). Jika menggunakan Photoshop 7 atau CS1/2 sudah mencukupi untuk kebutuhan grafis, maka menginstall Photoshop CS5 perlu difikir ulang, karena spesifikasi yang dibutuhkan cukup tinggi, sehingga kerja bisa semakin lambat.
7. Banyaknya Software Yang Terinstall
Meskipun software-software yang di install tidak berjalan di belakang, tetapi hampir setiap software selalu menambahkan entry (data) ke registry, sehingga semakin banyak software yang di install ukuran registry (windows) juga akan semakin besar. Karena registry ini akan di akses baik ketika komputer berjalan maupun sudah berjalan, besar kecilnya juga mempengaruhi ke kecepatan atau waktu respon-nya. Solusinya adalah menggunakan software yang memang diperlukan saja, Uninstall software yang tidak penting dan gunakan Uninstaller seperti Revo Uninstaller agar proses uninstallasi lebih tuntas. Untuk membersihkan software yang sudah di uninstall, bisa juga menggunakan berbagai Utilities gratis.
newer post

10 Kesalahan Yang Sering Dibuat Oleh Pemula Linux (Newbie)

0 komentar
Pengguna desktop baru di Linux sering kali membuat banyak kesalahan dan ini mungkin terjadi pada kita semua yang baru pindah ke Linux. Tidak mudah memang jika harus pindah dari satu sistem operasi yang begitu lama kita gunakan, seperti Windows, ke sistem operasi Linux yang jelas-jelas sangat berbeda. :cystg
Dibawah ini ada 12 kesalahan umum yang sering dibuat oleh para pemula Linux (newbie) ketika mereka menggunakan Linux. Dengan mengetahui kesalahan-kesalahan yang umum tersebut, diharapkan nantinya dapat sedikit mengurangi rasa ‘frustasi’ menggunakan Linux. :nerd
Linux
Linux
1. Beranggapan sedang menggunakan Windows
Rata-rata dari kita tahu Windows sejak pertama kali kita mengenal komputer sehingga tidaklah aneh jika begitu kita berpindah ke Linux, kita selalu membandingkan segala hal yang ada di Windows harus sama dengan yang ada di Linux. Padahal antara Windows dan Linux adalah dua sistem operasi yang berbeda sehingga cara kerjanya pun tidak akan persis sama.
2. Mencoba untuk menjalankan file exe
File-file exe tidak akan bisa dijalankan di Linux kecuali kita sudah menginstal program WINE. Hal ini kerap membuat kecewa para pengguna baru karena mereka tidak bisa menggunakan atau menginstal aplikasi Windows di Linux. Kembali kepada poin nomer satu bahwa Linux adalah sebuah sistem operasi yang cara kerjanya berbeda dengan Windows.
3. Memilih distibusi (distro) Linux yang salah
Salah satu masalah besar yang dihadapi oleh pengguna baru adalah memilih distro Linux yang salah. Bayangkan seorang pengguna baru yang memilih Gentoo atau Slackware atau Fedora, meskipun ketiga distro Linux tersebut adalah distro yang cukup bagus tapi untuk para pengguna baru kemungkinan dapat membuat mereka tidak betah menggunakannya. Gunakan distro Linux yang dibuat khusus untuk pengguna baru.
4. Tidak dapat menemukan software
Para pengguna baru banyak yang bermigrasi dari Windows, dan mereka mengira untuk mendapatkan software baru sama seperti di Windows. Di Linux agak berbeda, para pengguna baru perlu mengenal tool manajemen paket dari distro Linux yang mereka gunakan, seperti Synaptic, Packagekit dan Ubuntu Software Center. Dengan tool itulah nantinya kita dapat menemukan serta menginstal berbagai macam software.
5. Mengirim dokumen OpenOffice ke pengguna Microsoft Office dalam format default
Yang ini banyak terjadi karena para pengguna baru di Linux berpikir dokumen yang mereka buat serta simpan secara default menggunakan OpenOffice dapat secara otomatis dibuka oleh pengguna Microsoft Office. Jika ada kasus seperti itu maka jangan simpan secara default, tapi gunakan Save As (Simpan sebagai) dan pilih format dokumen untuk Microsoft Office (.doc atau .xls).
6. Menghindari command line
Jangan malu dan malas untuk belajar command line di Linux, karena setelah kita tahu ‘keajaiban’ command line nantinya kita akan semakin betah menggunakan Linux. Disinilah yang banyak terjadi, para pengguna baru malu dan malas untuk menggunakan command line dan lebih memilih perintah berbasis grafis.
7. Terlalu cepat menyerah
Banyak dari kita mungkin pernah mengalami hal ini. Menganggap Linux sulit untuk dipelajari dan digunakan sehingga hanya dalam waktu beberapa jam menggunakannya saja langsung berpikir untuk menyerah dan kembali menggunakan Windows. Bisa karena biasa, itulah sebuah kalimat bijak yang mengajak kita untuk membiasakan sesuatu hal agar bisa.
8. Mengira hirarki direktori Windows persis sama dengan di Linux
Tidak ada C:\ di Linux atau juga karakter “\” atau penggunaan spasi untuk nama file. Yang perlu diingat adalah di Linux semuanya dimulai dari / dan direktori pengguna yang paling penting adalah direktori home mereka (aka ~/ aka /home/USERNAME/).
9. Menunda update
Kesalahan yang ini tidak hanya dilakukan oleh pengguna baru saja, tapi pengguna lama dan sekelas admin pun banyak yang menunda update. Padahal dengan rutin mengupdate sistem Linux kita akan memastikan sistem lebih aman.
10. Login ke sistem sebagai root
Jangan login ke sistem sebagai root, namun login sebagai user biasa dan gunakan account root hanya bila benar-benar dibutuhkan saja.
newer post

Bagaimana Cara Setting Email di Thunderbird ?

0 komentar
Thunderbird adalah salah satu software email client dari Mozilla yang dapat kita download secara gratis di internet. Dengan menggunakan software Thunderbird ini kita tidak perlu lagi untuk login ke webmail untuk menggunakan email kita pada hosting kita, seperti di Hosting Hostgator.
Thunderbird ini dapat digunakan juga untuk layanan email gratisan seperti gmail, yahoo dan layanan email lainnya, jadi tidak hanya bisa digunakan dari email hosting yang berbayar pada domain kita saja. Dan untuk setting atau pengaturan email di Thunderbird ini cukup mudah sekali. Bagaimana caranya untuk setting email di Thunderbirds ?
Berikut adalah cara seting atau pengaturan email di Thunderbird :
  • Download software Thunderbird untuk yang belum punya softwarenya bisa didownload disini “Download Thunderbird“.
  • Install software Thunderbird nya , setelah instal buka programnya.
  • Pada menu Account klik “Create a new account”
Cara Setting Email di Thunderbird 1
Cara Setting Email di Thunderbird 1
  • Nanti akan keluar tampilan “Main Account Setup” seperti tampak pada gambar dibawah ini:
Cara Setting Email di Thunderbird 2
Cara Setting Email di Thunderbird 2
isi data nama anda, alamat email anda, dan password email anda, lalu klik “Continue” , tunggu sebentar untuk konfigurasi alamat email anda, Pada konfiguras email di Thunderbird harap diperhatikan antara POP3 dan IMAP. Bedanya kalau POP3, email akan didownload ke PC atau Laptop dan server kosong. Sedangkan IMAP, email masuk di Thunderbird tetap ada di server. Saran jika menggunakan email domain dan hosting kita sendiri disarankan menggunakan POP3 supaya server tidak penuh.
  • Setelah pada halaman konfigurasi selesai di Thunderbird, klik “Done”
  • Sekarang anda bisa menggunakan email anda di Thunderbird, tanpa membuka webmail jika anda menggunakan email domain anda atau hosting berbayar anda.
Selamat mencoba.
newer post

Sabtu, 03 November 2012

Menghilangkan Icon Obeng dan Tang / Quick edit Blogger

0 komentar
Menanggapi pertanyaan dari beberapa blogger… hehehe… kang Rohman serasa jadi konsultan blogger saja ya kalau posting biasanya pake kata-kata tersebut 4 soalnya “ Your Questions is my inspiration” pertanyaan anda adalah inspirasiku. Jadi rahasia kenapa blog ini masih bisa bertahan sampai sekarang adalah karena masih ada yang bertanya ke kang Rohman. So, tentu saja ide untuk posting selalu ada. Eh..eh.. ko…gitu sich.. la ko  jadi ngelantur nih, kembali ke judul posting ini ah.
Apa sih maksud dari judul posting ini, sepertinya agak aneh? begini nih teman-teman, jika kita sedang mengedit template dan melihat hasilnya maka pada sudut-sudut element akan terlihat icon bergambar obeng dan tang. berikut contoh screenshotnya :

quick-edit

Icon tersebut di sebut juga dengan icon Quick Edit atau dengan kata lain untuk mengedit secara cepat. Fungsinya jika kita ingin melakukan editing terhadap elemen tersebut tinggal klik saja icon nya dan kita bisa langsung mengeditnya. Icon tersebut sebenarnya hanya bisa di lihat apabila kita sedang login ke blogger saja, sedangkan pengunjung yang lain tidak bisa melihat icon tersebut.
Namun ternyata ada beberapa blogger yang tidak suka dengan kehadiran icon tersebut dan ingin menghapusnya. Apakah kita bisa  menghapus icon tersebut? Jawabannya tentu saja bisa, dan sangatlah gampang karena kita hanya melakukan perintah agar icon itu tidak di munculkan dengan hanya manambahkan sedikit kode pada kode CSS template kita. Ingin tahu kodenya seperti apa, nih ini dia kodenya, coba pasang saja di Style Sheet CSS anda :

.quickedit{
display:none;
}

Mudah sekali bukan? atau masih bingung. Ok deh, ini dia cara lengkapnya :

  1. Login ke blogger dengan ID anda tentunya.
  2. Klik  Tata Letak.
  3. Klik tab Edit HTML.
  4. Cari kode seperti ini :
    ]]></b:skin>

  5. Copy paste kode berikut persis di atas kode yang tadi :

    .quickedit{
    display:none;
    }

  6. Klik tombol Simpan template.
  7. Selesai.


Selain langkah di atas, sebenarnya masih ada yang harus anda lakukan yaitu silahkan ucapkan “ Selamat tinggal Obeng dan Tang…dadaaahhhhh “ hehehe….

Selamat mencoba!
newer post
newer post older post Home